Apa itu zona mati di laut?

Adalah karena Biologi di balik hamparan laut yang tandus ini.

Nama Zona mati didapatkan dari fakta bahwa zona ini hanya dapat mendukung sangat sedikit tanaman dan hewan. Ini karena tidak adanya oksigen, yang dikenal sebagai ‘hipoksia’. Kondisi hipoksia dapat terjadi di danau dan genangan air lainnya, tetapi mereka juga dapat terjadi di wilayah laut yang luas.

Penyebab utama zona mati adalah eutrofikasi dimana ketika mineral, biasanya berasal dari pertanian, dibuang ke dalam air. Tingkat nutrisi yang tinggi merangsang tumbuhnya ganggang secara besar di permukaan air. Ini kemudian membatasi oksigen masuk ke dalam air, yang secara efektif menghisap semua yang hidup di bawahnya.

Karena sifat pertanian dari limpasan nutrisi, zona mati sering tampak dekat dengan pantai. Ada sekitar 146 zona mati pantai yang dikenal di seluruh dunia, dengan yang terbesar terletak di Laut Baltik dan Teluk Meksiko.

Berikut bagaimana sepetak lautan yang sehat menjadi zona mati :

1. Limpasan nutrisi
Aliran air tawar yang dihangatkan oleh matahari di daratan. Air yang mengandung nutrisi berada di atas air laut, memotong oksigen yang masuk untuk organisme di bawahnya.

2. Ganggang mekar
Nutrisi mendorong pertumbuhan ganggang di permukaan dengan cepat. Alga yang mati juga terurai pada kedalaman, menggunakan tingkat oksigen yang sedikit/terbatas.

3. Hipoksia air dalam
Persediaan oksigen berkurang dan organisme yang hidup di bawahnya tidak dapat bertahan hidup. Ikan bisa mati karena kurang oksigen dan ikan mati muncul di permukaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *