Begini caranya mutiara terbentuk

Bagaimana bisa setitik kotoran berubah menjadi permata berharga?

Mutiara berkembang di dalam moluska – termasuk tiram, remis dan kerang – setiap kali partikel asing memasuki cangkangnya dan mengiritasi jaringan bagian dalam yang lunak. Jika hewan itu tidak bisa mengeluarkan partikel asing itu, ia akan menggunakan mekanisme pertahanan yang unik.

Untuk melindungi dirinya dari partikel asing, moluska menghasilkan zat yang disebut nacre, atau induk mutiara, yang juga melapisi permukaan bagian dalam kulit makhluk itu. Lapisan demi lapisan nacre kristal keras kemudian digunakan untuk meredam benda yang menyerang sehingga tidak dapat membahayakan atau mencemari moluska.

Penampilan warna-warni mutiara disebabkan oleh banyak lapisan nacre yang terdiri dari banyak kristal mikroskopis. Ketebalan dari satu lapisan piring kalsium karbonat mirip dengan panjang gelombang cahaya yang terlihat.

Beberapa cahaya yang melewati lapisan atas nacre akan dipilih kembali, tetapi beberapa akan terus berjalan hingga ke lapisan bawah di mana lebih lanjut cahaya dipilih kembali. Banyak pemilihan yang saling mengganggu satu sama lain pada panjang gelombang yang berbeda, menyebabkan warna dipilih kembali dan tersebar ke segala arah, menciptakan hasil akhir yang berwarna-warni.

1. Partikel asing
Jika mikroba menyerang atau butiran kotoran masuk ke dalam cangkang, moluska akan mempertahankan diri.

2. Kulit/Cangkang
Sel-sel di mantel luar cangkang memungkinkan moluska mengembang saat makhluk itu tumbuh.

3. Sel epitel
‘Kantung mutiara’ dari sel-sel epitel terbentuk di sekitar partikel asing. Kantung ini mengeluarkan zat kristal yang halus yang disebut nacre.

4. Nacre
Lapisan demi lapisan nacre berbasis kalsium karbonat terbentuk untuk melindungi moluska, dan akhirnya membentuk mutiara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *