Hukum Getaran

Anda pasti sudah tahu atau setidaknya mendengar tentang Hukum Ketertarikan (The Law Of Atrraction). Agar Hukum Ketertarikan berhasil, Anda harus berpikir positif. Namun, sulit untuk tetap positif sepanjang waktu. Ketika ada yang salah dalam hidup kita, atau situasi yang tetap tidak berubah seperti yang kita harapkan, sulit untuk tetap optimis.

Mungkin merasakan fluktuasi terus-menerus dan perasaan naik turun, atau bahkan menjadi seperti mempunyai dua orang yang berbeda dalam diri kita. Selama masa-masa sulit, susah untuk melihat sisi baiknya. Bahkan mungkin  menyerah dan untuk menghilangkan frustrasi pada dunia dengan melempar barang, berbicara kasar kepada orang lain dan mengeluh tentang betapa mengerikannya hidup di dunia.

Yang diatas Hukum Ketertarikan adalah Hukum Getaran. Ini adalah komponen kunci menuju kehidupan yang lebih baik. Setelah Anda mempelajari dan menerapkan ide-ide tentang hukum ini, hidup Anda akan berubah. Ini bukan untuk mengatakan bahwa Anda akan terhindar dari semua kesulitan. Namun, apa yang akan Anda lakukan adalah menemukan cara untuk mengambil kendali dan menciptakan kehidupan yang terasa sama baiknya dengan apa yang terlihat.

Salah satu penulis paling awal tentang literatur pengembangan diri adalah Napoleon Hill. Bukunya tahun 1937, Think and Grow Rich tetap menjadi salah satu buku terlaris sepanjang masa, dan banyak guru wirausaha dunia memuji panduannya untuk mencapai kesuksesan. Penelitian Hill untuk bukunya mencakup wawancara dengan 500 pria dan wanita yang sukses untuk mencari tahu apa yang telah mereka lakukan untuk mencapai kesuksesan mereka – kemudian membagikan kebijaksanaan yang dia kumpulkan dari mereka. Di antara kesimpulannya, ia menyatakan: “Kita adalah kita apa adanya, karena getaran pemikiran yang kita ambil, melalui rangsangan dari lingkungan kita sehari-hari.” Napoleon Hill membuat banyak referensi pada konsep ‘getaran’ dalam bukunya.

Jadi apa itu Hukum Getaran?
Pertama-tama, ingatlah bahwa semuanya terdiri dari atom, dan setiap atom adalah getaran kecil. Karena itu, semua materi dan energi pada dasarnya adalah getaran.

Jika Anda berpikir kembali saat di sekolah, Anda diajari bahwa zat padat, cairan, dan gas semuanya adalah keadaan materi yang berbeda. Frekuensi getaran pada tingkat molekuler menentukan keadaan di mana mereka dan bagaimana penampilannya bagi kita.

Realitas seperti yang kita rasakan itu terjadi melalui getaran yang cocok. Dengan kata lain, agar realitas dapat dirasakan, kita harus kompatibel secara vibrasional dengannya. Telinga manusia, misalnya, hanya akan mendengar gelombang suara antara 20 dan 20.000 getaran per detik. Ini tidak berarti bahwa gelombang suara lain tidak ada, kita tidak bisa melihatnya. Ketika peluit anjing ditiup, frekuensinya berada di atas rentang getaran telinga manusia dan karenanya tidak ada bagi kita karena kita tidak bisa mendengarnya.

Dalam bukunya The Vibrational Universe, penulis spiritual Kenneth James Michael MacLean menulis bahwa panca indera kita, pikiran kita, serta materi dan energi, semuanya bergetar. Dia berpendapat bahwa realitas adalah persepsi yang didefinisikan oleh interpretasi getaran. Alam Semesta jelas merupakan lautan frekuensi getaran yang dalam, artinya realitas adalah getaran tinggi yang responsif terhadap perubahan getaran.

Jika Alam Semesta responsif terhadap pikiran, kata-kata, perasaan, dan tindakan kita, menurut MacLean, semuanya getaran, maka diasumsikan oleh Hukum Getaran bahwa kita dapat mengendalikan realitas kita.

Ubah cara Anda berpikir, rasa, berbicara dan bertindak, dan Anda mulai mengubah dunia Anda.

Untuk menjadikan ide menjadi nyata, atau lebih tepatnya ke dalam persepsi Anda, Anda harus mencocokkan frekuensi getarannya. Semakin banyak sesuatu yang ‘nyata’ atau padat bagi Anda, semakin dekat Anda dengannya secara vibrasional. Inilah sebabnya ketika Anda benar-benar percaya pada sesuatu dan bertindak seolah-olah itu sudah benar, Anda meningkatkan peluang itu datang kepada Anda dalam realitas fisik Anda.

Untuk menerima atau memahami kenyataan yang ingin Anda miliki, Anda harus selaras dengan energy dengan apa yang Anda inginkan. Ini berarti bahwa pikiran, emosi, kata-kata dan tindakan kita harus selaras dengan apa yang kita inginkan.

Ini dapat direpresentasikan dengan mengambil dua garpu tala yang dikalibrasi ke frekuensi yang sama. Jika Anda memukul salah satu dari mereka dan mulai bergetar, garpu kedua juga akan bergetar walau tidak tersentuh. Getaran dari garpu tala yang dipukul mentransfer ke garpu tala yang tidak dipukul karena mereka selaras dengan frekuensi yang sama, yaitu mereka dalam getaran yang selaras. Jika mereka tidak selaras, maka getaran garpu tala yang dipukul tidak akan ditransfer ke garpu tala yang tidak dipukul.

Demikian pula, untuk mendengarkan stasiun radio tertentu Anda harus menyetel penerima ke frekuensi stasiun itu. Ini adalah satu-satunya cara Anda dapat mendengarnya. Jika Anda menyetel ke frekuensi yang berbeda, Anda akhirnya akan mendengarkan stasiun yang sama sekali berbeda.

Setelah Anda berada dalam resonansi getaran dengan sesuatu, Anda mulai menariknya ke dalam realitas Anda. Cara terbaik untuk mengidentifikasi frekuensi Anda saat ini adalah melalui emosi Anda. Emosi Anda adalah cerminan  energi sejati Anda. Terkadang kita dapat percaya bahwa kita berada dalam kondisi pikiran yang positif atau mengambil tindakan yang baik, tetapi jauh di lubuk hati kita tahu itu tidak, dan kita hanya berpura-pura. Jika kita memperhatikan emosi kita, kita dapat melihat sifat sebenarnya dari getaran kita dan oleh karena itu apa yang kita tarik ke dalam hidup kita. Jika merasa baik,  maka akan memikirkan pikiran yang baik, dan sebagai hasilnya akan melakukan tindakan yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *