Kehidupan manusia purba

Bumi mengalami Zaman Es (Ice Age) antara 60.000-40.000 tahun yang lalu. Manusia purba yang hidup di Eropa dan Asia utara pada waktu itu mengalami iklim yang dingin dan kering, dan sebagian besar Eropa dan Asia ditutupi dengan stepa (padang rumput tanpa pohon).

Manusia purba hidup dalam kelompok kecil antara 25 dan 50 orang. Mereka terus bergerak dan tinggal di tempat penampungan sementara. Tidak ada pemimpin, dan pria dan wanita sama pentingnya. Sementara pria memburu hewan besar, wanita mengumpulkan makanan nabati dan merawat anak-anak.

Manusia purba membuat berbagai alat, termasuk jarum tulang untuk menjahit dan tombak untuk memancing. Karena mereka melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, manusia purba menemui berbagai macam makanan dan akibatnya mereka memiliki makanan yang bervariasi. Mereka juga sangat mudah beradaptasi dengan perubahan iklim.

Pakaian yang dipakai Manusia purba dari kulit binatang dan bulu binatang tebal yang dijahit bersama dengan jarum dari tulang. Pakaian dikenakan untuk perlindungan dari hawa dingin. Seorang lelaki yang dikubur 30.000 tahun yang lalu di dekat Sunghir di Rusia ditemukan mengenakan pakaian yang mendekati pakaian modern itu terdapat sekitar 3.000 manik-manik gading mammoth, yang telah dijahit ke pakaiannya. Dia juga mengenakan topi yang dihiasi dengan gigi rubah.

Manusia purba juga mengenakan perhiasan kalung yang terbuat dari tulang dan gigi binatang, kerang laut, atau manik-manik. Kalung yang terbuat dari kerang laut telah ditemukan jauh dari laut, menunjukkan bahwa manusia purba telah melakukan perjalanan jauh.

Untuk bahasanya, Manusia memiliki tulang hyoid (tulang berbentuk U di leher yang menopang lidah), dimana memungkinkan mereka untuk membuat berbagai suara vokal. Manusia purba juga memiliki tulang hyoid. Meskipun kedua spesies mampu berbicara, kemungkinan manusia purba menggunakan bahasa dengan cara yang lebih kompleks.

Sekitar 40.000 tahun yang lalu, manusia purba mulai melukis binatang di dalam gua. Seni gua telah ditemukan di Eropa, Afrika, dan Australia. Manusia purba dicat menggunakan jari-jari yang diolesi oker merah (tanah liat) dan tongkat yang dicelupkan ke dalam arang. Seni prasejarah adalah bukti kemampuan manusia pertama untuk berimajinasi dan berkreasi. Lukisan kuda dan auroch (ternak liar) berusia 20.000 tahun ini berasal dari gua Lascaux di Prancis.

Selama Zaman Es, manusia purba memburu mammoth dan mamalia besar lainnya di stepa Eropa dan Asia. Mammoth memberi mereka daging, kulit untuk pakaian, dan tulang dan taring untuk membangun tempat perlindungan dan membuat tombak. Untuk berburu hewan besar, manusia purba berburu bersama dalam kelompok. Senjata yang digunakan untuk berburu adalah batu besar serta tombak dan pisau yang dibuat dari gading mammoth. Beberapa manusia purba juga membuat gubuk dari tulang dan kulit mammoth.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *