Penjelajah Pytheas

Penjelajah Yunani Kuno abad ke-4 SM

Berlayar ke utara dari koloni Yunani, Pytheas mengunjungi pulau-pulau yang dilanda angin di mana orang menggali ke dalam bumi untuk mendapatkan logam. Dia kemudian menulis tentang perjalanannya, meskipun hanya sisa dari catatan ini yang bertahan. Kisah-kisahnya tentang pemandangan utara yang aneh di mana hari-hari berlangsung lebih lama terdengar lebih seperti kisah-kisah dari mitos Yunani daripada tempat-tempat nyata.

Tidak ada yang bisa diketahui tentang masa mudanya Pytheas, tetapi pada sekitar tahun 330 sm, ia melakukan ekspedisi ke utara. Orang-orang dari kota asalnya Massalia (sekarang Marseille, Prancis) menggunakan senjata, pot, dan benda-benda lain yang terbuat dari logam yang disebut timah. Bahan ini datang dari luar negeri, dan Pytheas mungkin mencari cara baru untuk mengangkutnya. Kapalnya mungkin kapal perang Yunani besar yang disebut trireme. Kapalnya bisa mencakup hampir 90 km (56 mil) dalam sehari.

Sebuah kapal perang akan menjadi pemandangan yang menakjubkan bagi banyak orang yang ditemui Pytheas dalam perjalanannya dimana mereka yang hanya menggunakan perahu-perahu kecil yang terbuat dari bahan tanaman dan kulit binatang.

Pytheas terus melihat garis pantai dan menggunakan posisi Matahari untuk menentukan seberapa jauh dia berada di utara. Dia mencapai tanah penambang timah dalam beberapa bulan, yakni Inggris dimasa sekarang. Pytheas menjelajahi negara dengan berjalan kaki, mencari tahu tentang kehidupan rakyatnya yang diperintah oleh raja. Dia juga orang pertama yang memperkirakan jarak di sekitar pantai Inggris. Pytheas kemudian mengklaim telah berlayar ke utara sampai ia mencapai tempat yang dibatasi oleh lautan es yang tampaknya berada di ujung dunia. Dia menyebutnya Thule.

Matahari musim panas bersinar di atas Thule hampir sepanjang hari dan malam. Ketika Matahari terbenam, lampu hijau yang indah terkadang memenuhi langit, yakni the Northern Lights (aurora). Pytheas menulis sebuah buku berjudul “On the Ocean” tentang perjalanannya ke utara dan yang lain tentang perjalanan kedua ke sungai Elbe dan Rhine di tempat yang sekarang disebut Jerman.

Saat bepergian, ia juga menjadi orang pertama yang memperhatikan bahwa Bulan terkait dengan pasang surut air. Banyak hal yang diketahui orang Yunani kuno tentang Eropa Utara adalah berkat Pytheas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *